No.Regis :13115016
Pertumbuhan dan Perkembangan
A.
Pengertian Perkembangan dan Pertumbuhan
Perkembangan merupakan pola perkembangan individu yang berawal pada masa konsepsi dan terus berlanjut sepanjang hayat dan bersifat involusi. Kuantitatif, artinya
proses perkembangan ada
yang dapat diukur dan ada pula yang tidak dapat diukur. Misalnya perkembangan otak manusia tidak dapat kita lihat proses
perkembangannya, yang kita lihat adalah gejala-gejalanya.
Pertumbuhan merupakan suatu penambahan dalam ukuran bentuk, berat atau ukuran dimensi serta bagian-bagiannya. Dalam pengertian tersebut dapat kita ambil gagasan bahwa manusia dikatakan mengalami pertumbuhan jika dalam dirinya terjadi penambahan fisik, misalnya bertambah tingginya tubuh individu, penambahan berat badan dan ukuran bentuk dari bagian-bagian tubuh individu. Hal ini menandakan bahwa pertumbuhan bersifat kuantitatif.
Sekarang kita tahu perbedaan perkembangan dan pertumbuhan, dimana keduanya merupakan bentuk perubahan dalam diri individu. Dalam pengertian yang kita kemukakan di depan perkembangan manusia bersifat kualitatif. Intinya bahwa pengertian pertumbuhan dapat mencakup pengertian perkembangan, namun pengertian perkembangan tidak semuanya diartikan dalam pertumbuhan.
B.
Kematangan dan Pengalaman dalam Perkembangan Anak
Istilah “kematangan dan pengalaman” berhubungan dengan perkembangan anak. Kematangan dapat diartikan urutan perubahan yang dialami individu yang teratur
yang ditentukan oleh rancangan genetiknya. Dikatakan kematangan itu merupakan pembawaan. Sedangkan pengalaman adalah sesuatu yang dilihat,
dilakukan, dan dialami dalam lingkungan. Namun sebenarnya antara kematangan dan pengalaman, kedua-duanya mempunyai peran penting dalam perkembangan anak, tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Misalkan di
sini adalah seorang anak yang sulit sekali untuk menangkap materi pelajaran di sekolah,
maka cara penganalisiannya dengan kita mencari terlebih dahulu hal-hal yang
menyebabkan otaknya sulit menangkap materi. Bilahal
yang mempengaruhinya adalah factor lingkungan anak, maka akan beda cara penyelesaian masalah ini dengan yang disebabkan oleh factor generik (pembawaan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar